Kondisi Tubuh Saat Dalam Bus

AMpThu, 26 Jul 2007 10:19:40 +000019Thursday 27, 2007 at 22:07 p07 (kesehatan)

Pada waktu ku kecil, aku sering pulang kampung. Biasanya kendaraan yang dinaiki adalah Gumarang Jaya perjalanan dari Jakarta ke Padang. Tapi setelah ku tinggal di Jambi kendaraan yang sering kunaiki jika ku akan ke Padang adalah JATRA. Ternyata setiap perjalananku kondisi tubuh setelah tiba di kota tujuanku yang kudapat pasti muntah, dan masuk angin.

Banyak sekali hal-hal yang membuat kondisi tubuhku tidak stabil. Bisa dikarenakan asap rokok, bau kendaraan, bau bensin dan bau rem kendaraan. Jika salah satu hal itu ada di kendaraan saat kunaiki pasti kondisi tubuhku tidak stabil, pertama kali timbul adalah mual, kepala pusing dan akhirnya muntah.

Setelah ku kuliah ternyata Bus tidak terlepas dari kehidupanku. Karena sekarang ku tinggal di bukit Besar, jadi jarak yang kutempuh dari kampus ke rumah adalah kurang lebih satu jam dan itu menggunakan Bus. Tapi kondisinya berbeda saat ku kecil dulu. Yang biasanya ku mulai mengalami mual saat berada di dalam bus tapi pada saat ku melakukan perjalanan dari Indralaya (Kampus UNSRI) ke palembang kondisi tubuh ku normal. Hal ini dikarenakan kondisi di dalam bus yang jarangnya ada asap rokok karena rata-rata yang naik bus adalah mahasiswa dan karyawan. Tapi pernah saat ku berada dalam bis waktu ada tugas termodinamika temenku memberikan jawaban, karena sebelumnya ku sms tuk samakan jawaban dan ternyata jawabannku ada yang salah. Jadi ku coba perbaiki di dalam bus dan ternyata gejala – gejala akan muntah mulai timbul yaitu diawali dengan perut mulai mual dan keringat dingin pun bercucuran. Pertama kali terbesit di bayanganku adalah bagaimana jika ku tidak dapat mengatasi hal ini. Pasti aku malu sekali. Akhirnya kuputuskan untuk tidak menulis di dalam bus dan mulai ku perbaiki setelah ku sampai di kampus. Ku mulai tenangkan pikiranku sambil mendengarkan alunan music MP3. Ternyata berangsur-angsur kondisi tubuhku mulai normal kembali. Akhirnya setelah tiba di kampus ku bahagia sekali karena akhirnya dapat terlepas dari masalah itu, Leganya. Dan ku tak akan mulai hal itu lagi kapan pun juga. Berarti solusi terbaik waktu di dalam bus adalah tidur sambil mendengarkan music. Hal ini mungkin dikhususkan pada diriku mungkin berbeda dengan kondisi tubuh orang lain. Mungkin ada yang bisa menulis saat berada di dalam bus tanpa mengalami muntah.

2 Comments

  1. secondprince said,

    sering-sering latihan aja mas pertamanya memang kayak gitu tapi kalau udah biasa nggak lagi kok
    hmmmmm kalau dipikir-pikir tidur lebih baik
    lebih sehat kali…….
    Anda kurang tidur sepertinya

  2. secondprince said,

    woi Mas komenku gak ditanggapin
    pelit amat sih
    nggaklah Mas baik kok
    becanda Mas

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: